Hasil uji coba menunjukkan Agentic Auto Triage mampu mengurangi beban pekerjaan analis dengan signifikan, memberi rata-rata tambahan waktu 19 menit setiap jam kerja. Perangkat lunak itu menutup secara otomatis ribuan tiket yang dinilai bukan ancaman, sehingga analis dapat fokus pada kasus yang benar-benar membutuhkan perhatian manusia.

Dalam periode uji coba pelanggan yang berlangsung 124 hari, Agentic Auto Triage menutup 8,047 tiket sendiri dengan status “confident false positives”, mencakup 64% dari seluruh putusan yang dikeluarkan perangkat tersebut. Selain itu, sebanyak 1,875 alert dilaporkan naik ke jenjang yang lebih tinggi sebagai ancaman nyata, sedangkan sisanya dicatat sebagai informasional dan dibiarkan tanpa tindakan lebih lanjut.
Angka-angka utama dari uji coba
Angka-angka yang muncul dari uji coba memperlihatkan pembagian hasil keputusan yang relatif jelas. Dari total keputusan yang diambil oleh sistem selama 124 hari, 64% dikategorikan sebagai false positive dengan keyakinan tinggi dan langsung ditutup oleh sistem. Sementara 1,875 alert diidentifikasi sebagai ancaman nyata dan diteruskan untuk penanganan lebih lanjut, dan bagian lainnya hanya diberi label informasional.
Penutupan otomatis 8,047 tiket dan pengalihan 1,875 alert menunjukkan dua fungsi berbeda: pengurangan kebisingan (noise) dari false positive dan penyaringan awal terhadap potensi ancaman yang perlu eskalasi. Kombinasi kedua fungsi ini menjadi basis klaim efisiensi waktu yang mencapai 19 menit per jam untuk analis.
Dampak terhadap produktivitas analis
Pernyataan tentang penghematan 19 menit setiap jam menekankan bahwa sebagian signifikan dari waktu kerja analis biasanya tersita untuk meninjau tiket yang akhirnya tidak berbahaya. Dengan sebagian besar putusan diselesaikan oleh sistem sebagai false positives, waktu yang biasa digunakan untuk menilai tiket-tiket itu dapat dialokasikan ulang ke tugas yang lebih kompleks atau penyelidikan mendalam terhadap ancaman nyata.
Pengurangan waktu yang dihabiskan pada tiket tidak berbahaya berpotensi memperbaiki produktivitas tim keamanan siber, mempercepat respon terhadap insiden penting, dan menurunkan tekanan kerja berulang yang kerap menjadi penyebab kelelahan analis. Namun, angka-angka itu sendiri — 8,047 tiket tertutup otomatis dan 1,875 alert yang diangkat sebagai ancaman — menjadi bukti konkret dari scale dan dampak uji coba selama 124 hari.
Catatan tentang hasil dan penerapan
Hasil uji coba menunjukkan bagaimana otomasi keputusan awal dapat menyaring volume alert yang tinggi sehingga mengurangi pekerjaan administratif bagi tim keamanan. Label “confident false positives” yang diberikan sistem untuk 8,047 tiket menunjukkan level keyakinan otomatisasi dalam menolak false alarm, sementara alert yang dinaikkan memberi sinyal bahwa sistem juga memprioritaskan potensi ancaman untuk penanganan manusia.
Meskipun data uji coba menyediakan gambaran tentang efektivitas pemfilteran dan penghematan waktu, setiap organisasi yang mempertimbangkan teknologi serupa perlu menilai kecocokan implementasi dengan alur kerja dan kebutuhan operasional mereka sendiri. Hasil uji coba ini menyoroti peluang efisiensi namun juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan verifikasi dalam proses otomasi keputusan keamanan.
Uji coba Agentic Auto Triage yang berjalan selama 124 hari menutup lebih dari delapan ribu tiket otomatis, mengeskalasikan hampir dua ribu alert sebagai ancaman nyata, dan menyisakan sejumlah alert sebagai informasi. Kombinasi hasil ini menunjukkan potensi untuk mengurangi beban kerja berulang pada analis dan meningkatkan fokus pada ancaman yang paling membutuhkan respons manusia.


































































































