Followergratis.co.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima audiensi tim pengembang Mobil Listrik MOLISA dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Kamis, 9 Juli 2026. Pertemuan ini menjadi momen pengakuan resmi terhadap karya mahasiswa yang menghadirkan prototipe kendaraan listrik.

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menjajal langsung prototipe MOBILIS A — Mobil Listrik MOLISA buatan mahasiswa Unissula — serta memberikan apresiasi atas inovasi yang ditunjukkan. Ia juga mendorong para pengembang muda untuk terus mengembangkan teknologi kendaraan listrik demi mendukung kemajuan industri nasional.
Pertemuan dan uji coba prototipe
Audiensi Wakil Presiden dan tim pengembang berlangsung di lingkungan Istana Wakil Presiden. Selama kunjungan, Gibran diberi kesempatan mencoba prototipe Mobil Listrik MOLISA. Kegiatan uji coba tersebut menjadi bagian penting dari proses pengenalan karya mahasiswa kepada unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Hadirnya prototipe dalam audiensi menandai langkah konkret bagi mahasiswa untuk memperlihatkan hasil kerja mereka secara langsung kepada pejabat negara. Uji coba di hadapan Wakil Presiden memberi peluang bagi tim pengembang untuk menerima masukan dan dukungan yang bersifat strategis.
Apresiasi dan dorongan pengembangan
Wapres menyampaikan penghargaan atas inovasi yang ditorehkan oleh tim pengembang MOLISA. Lebih jauh, Gibran mendorong para mahasiswa agar tidak berhenti pada tahap prototipe, melainkan terus mengembangkan kemampuan teknis dan potensi komersialisasi kendaraan listrik tersebut.
Dorongan dari tingkat pemerintahan ini dimaknai sebagai bentuk pengakuan terhadap peran pelajar dan mahasiswa dalam ekosistem inovasi nasional. Pihak istana sendiri memberi ruang bagi pertemuan yang memungkinkan dialog langsung pembuat dan pembuat kebijakan, walau detail lebih lanjut mengenai tindak lanjut belum diungkapkan secara rinci.
Makna bagi pendidikan dan industri
Perjumpaan pembuat prototipe dan Wakil Presiden mencerminkan hubungan yang semakin erat lingkungan akademis dan kebutuhan industri. Inisiatif semacam ini dapat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk menerjemahkan ilmu dan riset menjadi produk nyata yang berpotensi memberi nilai tambah bagi perekonomian.
Meski rincian teknis dan rencana pengembangan Mobil Listrik MOLISA tidak dipaparkan secara lengkap dalam pertemuan publik, momentum audiensi menunjukkan adanya perhatian dari pihak pemerintahan terhadap upaya pengembangan kendaraan listrik di lingkungan perguruan tinggi.
Langkah selanjutnya bagi tim pengembang akan sangat bergantung pada kemampuan mereka menerjemahkan apresiasi menjadi aksi konkret, baik melalui penguatan riset, pengujian lebih lanjut, maupun kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk skala produksi dan pemanfaatan yang lebih luas.
Peristiwa ini berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, dan menjadi salah satu contoh pertemuan pembuat inovasi mahasiswa dengan jajaran pemerintahan yang dapat mendorong percepatan pengembangan teknologi nasional.








































































